27/09/13

Uniknya perilaku Sam Walton sang pendiri Wal Mart



Apa arti kesuksesan dan kebahagiaan bagi mu? Dewasa ini begitu banyak perilaku life style sebagai terjemahan mereka yang merasakan dirinya sukses.
Jalan-jalan ke tempat yang fantastis, makan malam di restoran mewah, memiliki rumah megah lengkap dengan kolam renang dan jacuzzi, mobil mahal koleksi terbaru, berpesta pora dan segala kegemerlapan lainnya adalah potret gaya hidup orang kaya yang umumnya kita lihat era ini.

Namun sangat menarik melihat gaya hidup sosok Samuel Moore Walton, pendiri Wal Mart. Siapa tak tahu Wal Mart; perusahaan besar di dunia dengan bisnis eceran (retail) nya. Sam Walton memiliki kebiasaan yang tidak umum untuk ukuran konglomerat. Berikut beberapa contoh gaya hidupnya:
·  Dalam hidupnya, hanya sekali Sam Walton mengikuti penerbangan kelas satu (saat penerbangan panjang dari Amerika Selatan ke Afrika itupun karena harus menemani rekan bisnisnya), sisanya ia menggunakan penerbangan kelas ekonomi.
·  Mobil perusahaan yang dipakainya bukan limusin, hanya sebuah pick-up merah tanpa AC.
·  Jika bermain golf, Walton akan berhenti bermain saat kehilangan sebuah bola.
·   Walton mengenakan kemeja yang dibelinya di saat harga diskon di tokonya.
·   Walton suka mengundang keluarga miskin untuk makan bersamanya.
· Walton menggunakan hari Minggu bersama keluarganya. Ia mengajari anak-anaknya untuk hidup sederhana dan bekerja keras.

Itulah sikap yang tidak umum dari Sam Walton yang dapat dikatakan memiliki rekor hidup sederhana untuk seorang yang kaya. Jika kita amati secara mendalam, jurus UNCONVENTONAL Attitude Sam Walton bukanlah berarti ia seorang yang super pelit, Anda perhatikan bagaimana nilai ‘compassion’ yang dibangunnya, dengan mengundang orang tak mampu makan bersama di rumahnya. Ini adalah sebuah pilihan sikap yang makin memperkuat visi Walton sendiri dalam melayani pelanggannya seoptimal mungkin. 

Sudahkah kita melatih perilaku yang tidak umum, namun sangat berarti untuk nasib bangsa ini? Let's play for FUN Indonesia.

23/09/13

Asyiknya Melawan Badai Menuju Pulau Impian


“Dua puluh tahun dari sekarang Anda akan lebih menyesali apa yang tidak Anda lakukan daripada apa yang Anda lakukan. Jadi buanglah ikatan perahu Anda. Berlayarlah jauh dari pelabuhan yang aman. Tangkaplah angin dalam pelayaran Anda. Menjelajahlah. Bermimpilah. Temukan!”
~ Mark Twain

Setiap kali saya membaca ucapan Mark Twain tersebut, terasa bahwa begitu menariknya sebuah pelayaran kehidupan. Sesuatu yang tidak mudah, namun justru di situlah inti dari Game of Life. Siapapun kita saat ini, harusnya menyikapi dengan tepat hal di atas. Bukan berarti kita harus berpindah dari profesi kita saat ini. Apa pun profesi kita hari ini, yang menarik adalah kita tahu di mana akhir perjalanan yang kita tuju. Berikut adalah tips praktis untuk mengarungi perjalanan dengan menyenangkan.

1.  Selalu bertanya pada diri sendiri: "Sudah tahukah kita Pulau Impian yang kita mau tuju". Mengapa hal ini penting? Bagi mereka yang telah tahu arah tujuan hidupnya, mereka akan memiliki antusiasme yang tentunya berlipat ganda. Energi mereka tidak akan cepat habis, karena mereka memahami KEINDAHAN saat impian tersebut tercapai.

2. Memahami apa pentingnya mencapai tujuan tersebut. Hal yang menarik, jika kita tidak hanya memiliki segudang impian, namun juga menyadari 'pesan indah' di balik impian tersebut yang mau dicapai. Sebagai contoh, saat saya pernah bertemu dan mewawancarai Agnes Monica secara langsung di Mei 2011, "Apa yang membuat Agnes ingin Go International?" Ini jawaban Agnes:
Ya, saat saya umur 18 tahun dan diwawancarai pers setelah memenangkan sebuah award, saya mengatakan suatu saat ingin mendapatkan my 1st Grammy. Impian ‘Go International’ ini sebenarnya untuk lebih membuat standar target baru yang lebih tinggi dan menantang dalam karier. Melihat apa yang ada di sekitar kita dan apa yang kita punya itu penting, namun jangan membatasi diri. Banyak orang menentukan target berdasarkan apa yang dipunya. Mindset ini yang harus diubah. Tentukan targetnya dulu, lalu kita berusaha bagaimana cara mencapainya. Jika kita ingin menjadi orang besar, harus berani memikul tanggung jawab yang besar.

Dan sebenarnya saya merasa seperti berhutang dengan orang-orang di sekitar saya. Ini yang membuat saya tetap bersemangat. Banyak orang di sekitar kita yang tidak berani mempunyai mimpi, mereka dihadapkan pada suatu keadaan yang seolah-olah “memaksa” mereka untuk pasrah saja atau menyerah pada keadaan. Saya sangat ingin memberikan inspirasi bagi mereka. ‘Dream, believe, and make it happen!’.

Jadi kita tahu sekarang, apa alasan terbesar di balik impian Agnes Monica go international. Tidak hanya untuk kepentingan pribadinya, namun ada misi yang indah dalam menginspirasi anak bangsa untuk berani melewati batas diri.

 3. Melatih disiplin diri yang menyenangkan, hingga mendapatkan kondisi FLOW 'mengalir'. Ini bukan hal yang instant diperoleh. Lanjutkan impian kita dalam bentuk tindakan nyata. Dan untuk mendapatkan kondisi flow yang mengasyikkan, justru kita harus siap mengambil tantangan lebih dari saat ini.  Istilah yang diperkenalkan oleh Mihaly Czikszentmihalyi ini mendeskripsikan kondisi tercapainya pengalaman optimal dalam hidup.  Dimana kita dapat memanfaatkan waktu dengan amat efisien dan bernilai serta apa yang dihasilkan bisa membawa kepuasan. 
Edwin Louis Cole pernah meneliti bahwa 28% manajer membawa stres pekerjaan mereka ke rumah.  Sebenarnya apakah mereka stres karena tidak mampu, ataukah mereka tidak menyadari kemampuan sebenarnya di balik ketidakmampuan yang mereka rasakan saat ini? Banyak orang kurang menantang dirinya, dan akhirnya memerangkap dirinya dalam putaran rutinitas yang membelenggu potensi dirinya.

Yup, saatnya kita berani menantang badai dan berlayar menuju pulau Impian. Dengan inilah kita bersama bermain untuk Indonesia yang pasti lebih ceria dari hari ini.....

31/08/13

Jurus Menyenangkan Menghadapi Krisis

Saat ini Indonesia termasuk negara yang sedang berjuang menghadapi krisis global. Di saat nilai Rupiah semakin menukik dan tidak stabil, hal ini tentunya berakibat makin banyak perusahaan yang kesulitan mengendalikan roda perputaran bisnisnya. Ini tantangan bagi kita semua. Berita baiknya justru di balik krisis, ada cerita kesuksesan lain yang menanti jika kita tahu cara bermainnya.

Hal apa saja yang bisa kita lakukan? 
1. Jangan biarkan pesimisme dan sikap apatis menghampiri kita. Sebaliknya bangun keyakinan diri dan Mindset positif.
Anda bisa berhasil, sekalipun tidak ada orang yang percaya bahwa Anda bisa.Tetapi Anda tidak akan pernah berhasil, jika Anda tidak pernah berpikir untuk berhasil dan sukses. 

Siapapun kita, dengan berbagai profesi kita...tetap fokuskan pikiran positif kita untuk menghadapi tantangan krisis ini dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menjemput peluang di balik krisis.

2. Kenali dan temukan cara terbaik diri kita dalam menghadapi hambatan dalam setiap krisis.
Kita tentunya yakin bahwa setiap cobaan yang datang, telah diijinkan oleh Sang Maha Sutradara Kehidupan. Saatnya justru kita belajar lebih jauh mengevaluasi cara kita selama ini apakah sudah produktif tidak dalam beraktivitas. Pembelajaran yang menarik dari dunia olah raga.

Mengapa rekor dunia renang lebih mudah dipecahkan dari rekor dunia lari? Pertarungan tingkat dunia untuk memecahkan rekor baik  renang ataupun lari, sebenarnya lebih dititik-beratkan pada pertarungan bagaimana mengatasi hambatan yang terjadi. Dan di dalam berenang hambatan air mampu menghabiskan energi seorang perenang  5 kali lipat lebih besar  dibandingkan seorang pelari dalam mengatasi hambatan angin saat berlari. Ini berarti kunci sukses memenangkan pertandingan kehidupan jikalau kita mampu mengatasi hambatan yang terjadi dengan makin memperkecil gesekan terhadap setiap masalah yang menghampiri.  Jika kita mempelajari kasus dalam olah raga renang ternyata sumber hambatan air dapat dikelompokkan menjadi dua:

·         Faktor lingkungan: pola aliran air, gesekan permukaan tubuh dengan air, besar kecilnya riak ombak.

·         Faktor diri sendiri: kocakan air yang dihasilkan si perenang akibat gerakan tangan atau kakinya. 

Akhirnya dengan ‘berguru’ pada ikan lumba-lumba yang begitu lincahnya berenang dengan kemampuannya mengatasi hambatan hingga efisiensi 80-90% (sementara perenang terbaik dunia hanya bisa mencapai efisiensi 10%) maka ditemukanlah metode berenang yang lebih tepat, baik dengan memperbaiki cara berenang sehingga tidak menghasilkan turbulensi seheboh yang biasa dilakukan, hingga penemuan teknologi pakaian renang yang mengadopsi prinsip bentuk tubuh lumba-lumba yang ramping ‘streamline’.   

Demikian juga untuk menang dari krisis ini, ternyata kunci kemenangan yang membedakan seorang yang berhasil dan yang gagal, terletak bagaimana kita mampu meningkatkan efisiensi mengatasi hambatan kehidupan baik dari faktor luar dan terlebih lagi dari dalam diri kita sendiri. Dengan makin terbuka dan memahami diri sendiri, dan mau menerima feedback orang lain, harusnya kita makin mampu menyikapi hambatan kehidupan tsb.


Selamat bermain!